Wisata Religi Islam di Jogja yang Bersejarah, Mana Saja?

  • Post published:
  • Post category:Islam

Yogyakarta tidak hanya terkenal akan keindahan alamnya yang menawan. Namun Jogja juga menyimpan wisata religi Islam yang penuh dengan sejarah. Sehingga saat berkunjung ke Kota Pelajar ini Anda bisa mampir ke destinasi wisata yang kental dengan nuansa Islami yang menenangkan. Mulai dari masjid hingga makam-makam bersejarah lainnya.

Selain terdapat deretan destinasi wisata yang disuguhkan, Anda juga bisa menyisipkan beberapa tempat wisata religi pada daftar tujuan Anda. Yogyakarta memang penuh cerita dengan ragam budayanya yang kental dengan sejarah, berbagai wisata alam yang mempesona, hingga tidak ketinggalan wisata religi yang dapat menyejukkan hati wisatawan.

Wisata religi sebenarnya bisa dilakukan kapan saja, namun banyak diantara masyarakat yang lebih suka berwisata religi pada bulan puasa. Biasanya mereka akan pergi berkeliling sambil menunggu waktu berbuka tiba. Apalagi terdapat manfaat wisata religi yang bisa kita dapatkan, contohnya saja seperti mendapatkan edukasi terkait sejarah, hingga dapat menambah keimanan seseorang.

Biasanya saat pergi wisata religi ke masjid-masjid, Anda akan menjumpai beberapa mimbar hingga podium minimalis. Mimbar atau podium tersebut digunakan oleh pihak pengelola masjid untuk menyampaikan khutbah atau ceramah. Desain dari mimbar juga berbeda-beda, itulah yang membuatnya semakin menarik untuk dilihat.

Tugu Jogja, Sumber : travel.kompas.com
Tugu Jogja, Sumber : travel.kompas.com

Destinasi Wisata Religi Islam di Jogja

Liburan ke Jogja kurang lengkap rasanya jika tidak mengunjungi beberapa destinasi religinya yang penuh dengan sejarah ini. Anda bisa mendapatkan tambahan wawasan terhadap latar belakang sejarah yang terdapat pada wisata tersebut. Kami telah merangkumkan beberapa destinasi wisata religi Islam di Jogja yang bisa Anda kunjungi pada saat liburan tiba.

1. Masjid Pathok Negoro Plosokuning

Masjid ini terletak di daerah Plosokuning, Kabupaten Sleman yang terkenal dengan kampung santrinya. Tempat bersejarah ini adalah peninggalan dari Raja Keraton Yogyakarta, yakni Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) I. Masjid Pathok Negoro Plosokuning ini dibangun setelah adanya Perjanjian Giyanti. Bangunan dari masjid ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang dibuka untuk umum.

Masjid Pathok Negoro Plosokuning, Sumber : jogja.tribunnews.com
Masjid Pathok Negoro Plosokuning, Sumber : jogja.tribunnews.com

2. Masjid Gedhe Kauman

Masjid Gedhe Kauman merupakan salah satu wisata religi islam yang bisa Anda kunjungi saat berada di Jogja. Masjid ini dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I bersama dengan Kyai Faqih Ibrahim Diponingrat (penghulu kraton pertama) serta Kyai Wiryokusumo yang menjadi arsiteknya. Di sekitar kompleks masjid ini terdapat dinding-dinding tinggi yang mengelilinginya.

Masjid Gedhe Kauman, Sumber : travel.kompas.com
Masjid Gedhe Kauman, Sumber : travel.kompas.com

3. Makam Syekh Maulana Maghribi

Wisata religi selanjutnya berada di Kabupaten Bantul, yakni Makam Syekh Maulana Maghribi. Syekh Maulana Maghribi dipercaya merupakan tokoh penyebar ajaran Islam yang pertama di Pulau Jawa. Tidak ada salahnya mengunjungi makam ini untuk berziarah sekaligus napak tilas. Jadi Anda bisa mampir ke makam ini setelah puas berwisata di daerah Pantai Selatan.

Makam Syekh Maulana Maghribi, Sumber : jogja.tribunnews.com
Makam Syekh Maulana Maghribi, Sumber : jogja.tribunnews.com

4. Masjid Jogokariyan

Masjid ini berada di daerah Kampung Jogokariyan, lebih tepatnya berada di jalan Jogokariyan. Pada bulan Ramadhan tiba Masjid Jogokariyan ini akan menyediakan menu buka puasa yang berjumlah sekitar 1.500 setiap harinya. Cukup menarik bukan jika ngabuburit dengan wisata religi ke Kampung Ramadhan Jogokariyan ini.

Bahkan ada hal unik lainnya yang terdapat di masjid ini, yaitu pelaksanaan sholat tarawih yang imamnya dari Palestina. Kesempatan seperti ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat umum, sehingga tidak heran bahwa kampung Ramadhan ini selalu ramai dengan pengunjung bahkan wisatawan. Selain itu masih banyak lagi acara menarik lainnya yang diadakan di sini.

Masjid Jogokariyan, Sumber : bisnis.tempo.co
Masjid Jogokariyan, Sumber : bisnis.tempo.co

5. Makam Raja-Raja Imogiri (Permakaman Imogiri)

Kompleks permakaman dari raja-raja Imogiri ini berlokasi di daerah Desa Girirejo dan Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Makam-makam yang ada di kompleks ini merupakan makan raja-raja beserta keluarga raja dari Kesultanan Mataram. Kompleks makam ini dibuka umum bagi wisatawan yang ingin datang berkunjung untuk melakukan wisata religi.

Saat ini kompleks makam ini dikelola langsung oleh Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Oleh sebab itu terdapat perwakilan dari masing-masing keraton untuk menjaga Komplek Astana Imogiri. Menurut data yang tercatat terdapat sekitar 62 abdi dalem dari Keraton Yogyakarta dan 41 abdi dalem dari Keraton Surakarta.

Makam Raja-Raja Imogiri (Permakaman Imogiri), Sumber : pariwisata.bantulkab.go.id
Makam Raja-Raja Imogiri (Permakaman Imogiri), Sumber : pariwisata.bantulkab.go.id

6. Masjid Agung Kotagede

Masjid Agung Kotagede atau bisa disebut juga dengan Masjid Gedhe Mataram ini terletak di daerah Kabupaten Bantul. Diperkirakan masjid ini selesai dibangun pada tahun 1589. Di dalam kompleks masjid ini terdapat beberapa makam dari keluarga besar raja-raja Mataram Islam. Seperti tokoh penting kerajaan yakni Ki Ageng Pamanahan dan Panembahan Senopati.

Ada keunikan lain dari bangunan masjid ini yakni terdapat campuran unsur budaya Islam, Hindu, China dan Jawa yang bisa Anda temukan. Misalnya saja pada bagian gerbang masjid yang berbentuk gapura, seperti pada bangunan candi. Selain itu pada bagian dinding-dinding pagar yang mengitari masjid inipun juga terdapat relief candi.

Untuk unsur China dapat dilihat pada bagian atap dari bangunan masjid, yakni terdapat atap yang bersusun menyerupai pagoda. Hal ini berkaitan dengan dulunya wilayah Nusantara di datangi oleh orang China untuk berdagang, sehingga pengaruh China masih bisa didapatkan pada bangunan ini.

Masjid Agung Kotagede, Sumber : id.wikipedia.org
Masjid Agung Kotagede, Sumber : id.wikipedia.org

Sedikit tambahan informasi untuk anda yang sedang mencari berbagai kebutuhan mengenai podium minimalis maupun mimbar masjid, bisa langsung menghubungi kami. Jaya Podium merupakan produsen yang membuat berbagai ukuran podium minimalis sesuai dengan pesanan. Untuk harga podium minimalis, anda bisa menghubungi kontak kami yang tertera di laman web.

Itu informasi mengenai beberapa destinasi wisata religi Islam yang ada di Jogja. Terima kasih telah membaca informasi di atas, semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk Anda yang akan pergi travelling ke Jogja. Ikuti berbagai artikel menarik seperti masjid tertua di Indonesia serta informasi lainnya, yang dapat Anda akses di laman website Jaya Podium.

Leave a Reply