Mengenal Khutbah Idul Fitri : Informasi Penting!

  • Post published:
  • Post category:Islam

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang istimewa bagi seluruh umat muslim yang ada di dunia. Hari istimewa tersebut bertepatan pada tanggal 1 Syawal. Hari raya akan terasa lebih spesial dengan adanya shalat idul fitri yang dilaksanakan pada pagi hari di tanah yang lapang. Setelah shalat idul fitri selesai, maka akan diakhiri dengan khutbah. Memang sudah seharusnya anda mengenal khutbah idul fitri yang spesial ini.

Khutbah idul fitri akan dilaksanakan oleh imam, jadi setelah selesai shalat imam akan berdiri di podium yang telah disediakan untuk berkhutbah. Dalam penyampaiannya, khutbah idul fitri berbeda dengan khutbah jum’at. Letak pembedanya adalah khutbah idul fitri dilaksanakan setelah selesai menunaikan shalat Idul fitri dua rakaat, beda halnya dengan khutbah jum’at yang dilaksanakan sebelum shalat jum’at dua rakaat.

Saat pandemi seperti ini, disarankan untuk masyarakat melakukan shalat idul fitri di rumah secara mandiri. Meskipun shalat idul fitri dilaksanakan di rumah dengan jemaah terbatas, untuk penyampaian khutbah idul fitri tetap disunnahkan. Oleh sebab itu, penting untuk anda mengetahui urutan maupun tata cara khotbah idul fitri. Shalat idul fitri di rumah adalah langkah pemerintah untuk meminimalisir risiko penularan covid-19.

Penyampaian khutbah idul fitri, Sumber : rri.co.id
Penyampaian khutbah idul fitri, Sumber : rri.co.id

Salah satu komponen yang ada saat khutbah idul fitri adalah adanya podium minimalis atau mimbar yang digunakan imam saat menyampaikan materi. Untuk mengetahui berapa kisaran harga podium minimalis maupun harga podium pidato dapat dipengaruhi oleh beberapa hal dalam penentuannya, contohnya saja dari seberapa besar ukuran podium minimalis yang anda butuhkan.

Selain itu bahan apa yang digunakan untuk pembuatannya, apakah dari kayu, stainless steel, ataupun kombinasi. Jika ukuran podium semakin besar maka secara otomatis biaya yang dikeluarkan akan mengikuti dengan seberapa banyak material yang digunakan untuk pembuatan podium tersebut.

Keistimewaan Khutbah Hari Raya

Ada dalil tentang khutbah idul fitri maupun idul adha yang perlu anda ketahui bagaimana bunyinya, dalil tersebut tertuang pada hadits berikut di bawah ini:

“Pada Hari Raya Idul Fitri dan Adha, Rasulullah SAW ke luar menuju tempat sholat. Maka, hal yang pertama-tama beliau lakukan ialah sholat, kemudian berlalu. Terus menghadap kepada orang banyak, sedang orang-orang itu duduk bershaf-shaf. Lalu beliau menasihati mereka dan memberi perintah. Jika beliau berkehendak mengirim suatu utusan maka beliau lakukan, atau hendak menyuruh sesuatu maka beliau perintahkan, sesudah itu beliau pun berlalu.”

Shalat idul fitri di masjid nabawi, Sumber : voa-islam.com
Shalat idul fitri di masjid nabawi, Sumber : voa-islam.com

Idul fitri dan idul adha merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia. Oleh sebab itu, Rasulullah memerintahkan seluruh umat Islam untuk keluar rumah dan merayakan hari tersebut dengan penuh rasa syukur. Hal tersebut tertuang pada hadits Rasulullah yang berbunyi:

“Telah menceritakan kepada kami (Muhammad bin Al Mutsanna) berkata, telah menceritakan kepada kami (Ibnu Abu ‘Adi) dari (Ibnu ‘Aun) dari (Muhammad) berkata,” (Ummu ‘Athiyyah) berkata, “Kami diperintahkan untuk keluar, maka kami keluarkan pula para wanita yang sedang haid, gadis remaja dan wanita-wanita yang dipingit dalam rumah.” Ibnu Aun menyebutkan, “Atau gadis-gadis remaja yang dipingit. Adapun wanita haid, maka mereka dapat menyaksikan (menghadiri) jama’ah kaum Muslimin dan mendo’akan mereka, dan hendaklah mereka menjauhi tempat shalat mereka (kaum laki-laki).” (HR Bukhari 928)

Pada hadits di atas dijelaskan bahwa seluruh umat muslim diminta untuk menghadiri perayaan ini. Ini juga termasuk pada perempuan yang sedang datang bulan atau haid, meskipun harus berada di tempat yang terpisah dari tempat shalat. Namun mereka berhak untuk mendengarkan khutbah idul fitri, melantunkan takbir, doa, atau dzikir lainnya.

Rukun Khutbah Idul Fitri

Salah satu hal yang perlu anda ketahui saat mengenal khutbah idul fitri adalah mengetahui rukun khutbah dalam shalat idul fitri. Rukun khutbah yang perlu diperhatikan saat melaksanakan khutbah idul fitri tidak jauh berbeda dengan rukun khutbah shalat jum’at, diantaranya sebagai berikut:

  • Memuji Allah pada khutbah pertama dan khutbah kedua. Pujian ini diisyaratkan menggunakan kata “hamdun” dan lafadz-lafadz yang satu akar kata dengannya, misalnya saja seperti “alhamdu”, “ahmadu”, “nahmadu”.
  • Kemudian berikutnya membaca shalawat Nabi Muhammad pada khutbah pertama dan khutbah kedua. Contoh membaca shalawat yang benar ialah “ash-shalâtu ‘alan-Nabi”, “ana mushallin ‘alâ Muhammad”, “ana ushalli ‘ala Rasulillah”.
  • Selanjutnya, berwasiat ketakwaan pada khutbah pertama dan khutbah kedua. Pada intinya ialah setiap pesan kebaikan yang mengajak ketaatan atau menjauhi segala kemaksiatan.
  • Rukun selanjutnya ialah membaca ayat suci al-Quran di salah satu khutbah antara khutbah pertama atau khutbah kedua. Membaca ayat suci al-Quran dalam khutbah standarnya ialah ayat al-Qur’an yang dapat memberikan pemahaman makna yang dimaksud secara baik dan sempurna. Dari yang berkaitan dengan janji-janji, ancaman, mauizhah, cerita dan lain sebagainya.
  • Berikutnya berdoa untuk kaum mukmin pada khutbah terakhir. Mendoakan kaum mukminin dalam khutbah jum’at diisyaratkan isi kandungannya mengarah kepada nuansa akhirat kelak.
Ilustrasi shalat idul fitri, Sumber : infosurabaya.id
Ilustrasi shalat idul fitri, Sumber : infosurabaya.id

Hukum dari penyampaian khutbah idul fitri adalah sunnah. Jadi, meskipun tidak ada jemaah yang memiliki kemampuan untuk berkhutbah, maka khutbah idul fitri boleh ditiadakan dan shalat idul fitri akan tetap sah. Walaupun demikian, seperti yang sudah kami sampaikan di atas untuk penyampaian khutbah idul fitri tetap disunnahkan, meski shalat idul fitri tersebut dilaksanakan secara mandiri di rumah dan dengan jemaah yang terbatas.

Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan mengenai mengenal khutbah idul fitri lebih dalam. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda terkait khutbah idul fitri. Selain itu anda juga bisa mendapatkan informasi menarik seputar jenis kayu pembuatan podium maupun informasi lainnya pada laman website Jaya Podium.

Leave a Reply