Mengenal Jenis Stainless Steel Untuk Pembuatan Podium

  • Post published:
  • Post category:Produk

Pada kesempatan kali ini, akan membahas mengenai salah satu material yang digunakan untuk pembuatan podium minimalis yaitu stainless steel. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, podium minimalis terbuat dari material kayu, stainless steel, dan kombinasi. Ada beberapa jenis stainless steel yang perlu anda ketahui apa saja macamnya. Selain untuk podium, material yang satu ini juga sering digunakan untuk pembuatan alat memasak yang aman dipakai untuk makanan atau food grade.

Material stainless steel ini terbuat dari beberapa kandungan logam, misalnya saja seperti kromium dan nikel. Kromium tersebut berfungsi untuk membantu mengikat oksigen ke permukaan, sehingga dapat melindungi besi dari proses oksidasi yang dapat menyebabkan karat. Kandungan kromium yang tinggi tentu saja akan berpengaruh pula terhadap daya tahan stainless steel terhadap korosi atau karat.

Untuk anda yang tertarik dengan podium minimalis dari bahan stainless steel yang tahan akan karat ini, dapat menghubungi Jaya Podium. Jaya Podium jual podium minimalis dari kayu, stainless steel, dan kombinasi. Selain podium, kami juga jual produk mimbar yang kualitasnya terjamin. Apalagi saat ini podium atau mimbar sedang dibutuhkan untuk berbagai kepentingan acara, baik lokal maupun nasional.

Podium minimalis dari bahan stainless steel, Sumber : Ig @jayapodium
Podium minimalis dari bahan stainless steel, Sumber : Ig @jayapodium

Kategori Stainless Steel

Ada beberapa kategori stainless steel yang perlu anda ketahui apa saja macamnya. Tidak perlu mengetahui secara detail, minimal anda paham mana saja jenis stainless steel yang berkualitas lebih dibandingkan dengan yang lainnya. Mari simak kategorinya sebagai berikut.

1. Ferritic

Jenis ferritic ini terbuat dari komposisi kromium 10,5% hingga 29%, molibdenum, aluminium, titanium, dan ditambah sedikit nikel. Dari segi ketahanannya terhadap korosi atau karat untuk jenis ini memang tidak sebagus austenitic. Akan tetapi, jenis ini masih lebih baik daripada martensitic. Keunggulan dari stainless steel ferritic yaitu memiliki harga yang relatif murah. Beberapa tipe seri stainless steel 400 masuk ke dalam kategori ferritic, seperti: seri 405, 409, 430, 434, 439, 444, dan 446.

2. Martensitic

Martensitic mengandung 10,5% hingga 18% kromium, 2% nikel, dan karbon dengan jumlah yang besar. Kandungan lain dari martensitic yakni molibdenum, niobium, silicon, tungsten, vanadium, dan lain sebagainya. Stainless steel jenis ini masih memiliki kekurangan terhadap kemampuannya untuk mencegah korosi, apalagi jika dibandingkan dengan tipe ferritic dan austenitic. Namun, kekuatan dan kekerasan dari jenis stainless steel ini bisa dikatakan bagus.

Karena kelebihannya tersebutlah yang menyebabkan stainless steel jenis ini banyak digunakan untuk pembuatan pisau, peralatan grinding, dan lainnya. Sebagian tipe seri stainless steel 400 masuk dalam kategori martensitic, misalnya saja seperti tipe seri 403, 410, 414, 416, 420, 431, dan 440.

3. Austenitic

Austenitic tersusun dari beberapa bahan, yaitu 16% kromium, 7% nikel, dan nitrogen. Sifat stainless steel austenitic ini ialah memiliki kekuatan dan ketahanan pada suhu baik itu suhu yang tinggi maupun suhu rendah. Selain itu stainless steel jenis ini juga memiliki ketahanan terhadap korosi lebih baik daripada jenis ferritic dan martensitic. Tipe seri stainless steel yang masuk dalam kategori austenitic, ialah seri SS 300 dan seri SS 200.

Perbedaan seri ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan komposisi metalurginya, yang pada akhirnya karakteristiknya juga akan ikut berbeda pula. Seri stainless steel 300 lebih tahan karat, apabila dibandingkan dengan seri stainless steel 200. Namun, seri stainless steel 200 memiliki harga yang lebih murah ketika dibandingkan dengan tipe stainless steel 300.

Gambaran stainless steel, Sumber : engineeringnews.co.za
Gambaran stainless steel, Sumber : engineeringnews.co.za

4. Precipitation Hardening

Stainless steel jenis ini merupakan kombinasi optimal dari stainless steel austenitic dan martensitic. Itulah alasannya mengapa stainless steel ini memiliki sifat yang unik, apabila dibandingkan dengan jenis lainnya. Karakter precipitation hardening memiliki kekuatan yang tinggi, dan lebih tahan terhadap korosi yang diambil dari sifat austenitic. Tipe seri yang termasuk dalam kategori ini, yaitu AISI 17-4 PH yang biasa dikenal dengan AISI 630.

5. Duplex

Jenis stainless steel ini merupakan hasil penyatuan antara jenis austenitic dan ferritic. Oleh sebab itu, karakteristiknya juga hampir sama dengan kedua tipe tersebut. Kemampuan duplex dalam mencegah korosi hampir mirip dengan austenitic. Sedangkan kekokohan stainless steel ini berada di antara austenitic dan ferritic. Walaupun demikian, stainless steel ini memiliki ketahanan korosi yang lebih baik daripada seri austenitic.

Tipe Seri Stainless Steel

Nah untuk sebagian besar dari anda pasti pernah melihat beberapa kode pada peralatan masak yang berbahan stainless steel. Ada stainless steel dengan kode 304, 316, 201, 416, dan masih banyak lagi. Kode-kode yang tercantum pada stainless tersebutlah yang akan menunjukkan kualitas dari stainless steel.

1. Tipe Seri 316

Tipe 316 ini memiliki kandungan kromium 16% dan nikel 10%. Selain itu ada tambahan bahan molibdenum (Mo) yang menjadikan bahan ini tahan terhadap korosi pitting atau korosi sumuran, yaitu korosi yang terlokalisasi dalam satu titik sehingga membentuk seperti rongga atau lubang pada material. Seri 316 banyak digunakan untuk komponen mesin, keran, pompa dan alat industri lainnya.

2. Tipe Seri 430

Apabila anda pernah mendengar monel, maka seri 400 inilah yang dimaksud. Kromium yang terdapat pada seri ini 18 % namun nikelnya sangatlah kecil yaitu hanya 0.75% saja. Sehingga dapat dikatakan komposisinya 18/0. Karena kandungan nikelnya sedikit, maka ketahanan korosinya juga kurang baik.

Alat makan dari stainless steel, Sumber : cantik.tempo.co
Alat makan dari stainless steel, Sumber : cantik.tempo.co

3. Tipe Seri 304

Tipe stainless steel ini masuk dalam kategori food grade. Jika ada angka 18/8 atau 18/10, maka artinya ialah ada kandungan 18 persen kromium dan 8 persen nikel. Karena tahan terhadap karat atau korosi, tidak heran apabila jenis 304 ini banyak digunakan pada industri restoran, hotel, bahkan hingga rumah sakitpun menggunakan stainless steel tipe ini.

4. Tipe Seri 201

Seri 201 merupakan bagian dari stainless steel grade 200. Harga stainless steel 201 ini relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe seri lainnya. Akan tetapi, kemampuan dari stainless steel 201 terhadap korosi masih terbilang kurang, apabila dibandingkan dengan seri 304.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jenis stainless steel yang perlu anda ketahui. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda. Selain itu anda juga bisa mendapatkan informasi menarik seputar cara merawat podium minimalis maupun informasi lainnya pada laman website Jaya Podium.

Leave a Reply