7 Keistimewaan Memuji Allah dan Berdzikir Kepada-NYA

7 Keistimewaan Memuji Allah dan Berdzikir Kepada-NYA

Keistimewaan memuji Allah.

Bismillah. Assalamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh.

Memuji dan berdzikir kepada Allah memiliki banyak sekali keutamaan dan keistimewaan..

Maka dari itu berdzikir dan memuji Allah sangat dianjurkan dalam islam dan di sunnahkan untuk sering dilakukan.

Karena Allah adalah robb pencipta kita, Miliknya lah segala puji-pujian yang baik-baik.

Allah lah yang telah memberikan segala sesuatu di atas muka bumi ini.. maka pantaslah kita sebagai hambanya selalu memuja dan memuji Allah..

Jika kita senantiasa memuji Allah, akan banyak sekali pahala yang bisa kita dapatkan.

Keistimewaan Memuji Allah

Inilah 7 Keistimewaan Memuji Allah dan Berdzikir Kepada-NYA :

01. Semakin dicintai oleh Allah.

Semua umat muslim pasti ingin sekali dekat dan dicintai oleh Allah. Salah satu cara agar kita bisa mendapatkan cinta dari Allah adalah dengan berdzikir dan memujinya.

Berdasarkan hadits riwayat Bukhori dan Muslim :

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Ada dua kalimat (zikir) yang ringan diucapkan di lidah, (tapi) berat (besar pahalanya) pada timbangan amal (kebaikan) dan sangat dicintai oleh ar-Rahman (Allah Ta’ala Yang Maha Luas Rahmat-Nya), (yaitu): Subhaanallahi wabihamdihi, subhaanallahil ‘azhiim (maha suci Allah dengan memuji-Nya, dan maha suci Allah yang maha agung)” (HSR al-Bukhari (no. 6043 dan 6304) dan Muslim (no. 2694).

02. Akan mendapatkan ketenangan

Menjalani hidup yang tenang tentu menjadi dambaan semua orang..

maka beruntungnya kita kaum muslimin, karena kita mempunyai cara untuk menjalani hidup yang tenang dengan senantiasa berdzikir dan mengingat Allah.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam surat AR-Ra’d ayat 28 :

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. (QS. al-Ra’d : 28).

03. Senantiasa diingat oleh Allah.

Allah ta’ala berfirman di dalam surat Al-Baqoroh ayat 152 yang berbunyi :

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”

Tentu kita semua ingin senantiasa diingat oleh Allah dikala mudah ataupun sulit.

04. Mendapat ganjaran surga.

Salah satu jalan dan ikhtiar kita untuk dapat masuk ke surganya Allah adalah dengan melakukan dzikir Asmaul Husna..

Dari Hadits Riwayat Bukhori & Muslim :

إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا ، مِائَةً إِلا وَاحِدَةً ، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Sesunguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia masuk surga.” (HR. Bukhari, no.2736, Muslim, no.2677 dan Ahmad, no.7493).

05. Memuji Allah termasuk amalan utama.

Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah :

مَا أَنْعَمَ اللهُ عَلَى عَبْدٍ بِنِعْمَةٍ فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ إِلَّا كَانَ مَا أَعْطَى أَفْضَلَ مِمَّا أَخَذَ

“Tidaklah Allâh menganugerahkan kenikmatan apapun pada seorang hamba, lalu ia mengucapkan alhamdullillâh, kecuali apa yang Dia berikan (kepadanya berupa membaca alhamdullillâh) lebih utama daripada apa yang ia terima”. [HR. Ibnu Mâjah no.380]

Bahkan khotib jumat di bacaan doa muqoddimah khutbahnya diwajibkan memuji Allah.

06. Orang yang tidak berdzikir diperumpamakan bagaikan mayat. Dan yang berdzikir hidup.

Rosullullah bersabda :

وَعَنْ أَبِي مُوْسَى الأَشْعَرِي – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، عَنِ النَّبِيِّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لاَ يَذْكُرُهُ مَثَلُ الحَيِّ وَالمَيِّتِ )) . رَوَاهُ البُخَارِيُّ .

وَرَوَاهُ مُسْلِمٌ فَقَالَ : (( مَثَلُ البَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ ، وَالبَيْتِ الَّذِي لاَ يُذْكَرُ اللهُ فِيهِ ، مَثَلُ الحَيِّ والمَيِّتِ )) .

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perumpamaan orang yang berdzikir (mengingat) Rabbnya dan yang tidak bagaikan orang yang hidup dan orang yang mati.” (HR. Bukhari) [HR. Bukhari, no. 6407 dan Muslim, no. 779]

Diriwayatkan oleh Muslim, “Perumpamaan rumah yang disebutkan nama Allah di dalamnya dengan yang tidak, bagaikan orang yang hidup dan orang yang mati.” [HR. Muslim, no. 779]

07. Mendapatkan ampunan dan pahala yang besar.

Allah Ta’ala berfirman di dalam surat Al-Ahzab ayat 35 :

وَالذَّاكِرِيْنَ اللهَ كَثِيْرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيْمًا

Artinya : “Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah, maka Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS al-Ahzab: 35).

Begitu besar dan banyaknya keistimewaan dan keutamaan memuji Allah.. sehingga ketika khotib jumat naik ke atas mimbar dan membawakan khutbah, Rukun khutbah pertama yang wajib dipenuhi adalah memuji Allah..

Setelah Memuji Allah.. ada baiknya kita iringi juga dengan bersholawat kepada nabi.

Demikian 7 Keistimewaan Memuji Allah dan Berdzikir kepada-NYA.. semoga bermanfaat untuk kita semua, amiin.

Jika ikhwah sekalian mau menambahkan, tafadhol tambahkan di kolom komentar.

Terimakasih kepada konsultasisyariah.com, dalamislam.com dan rumaysho.com yang telah menjadi referensi kami dalam menulis artikel ini. Jazakumulllah khairan

Syauqi Muhammad Najmi

Salah satu penulis di Jaya Podium. Jebolan pesantren yang terjun ke dunia digital marketing dan ingin membuktikan kalau santri itu agile, fleksibel dan bisa menjadi apapun !

Leave a Reply